Tuesday, 13 May 2008

TIPUAN TERBESAR

Saudaraku mungkin kadang bahkan sering kita tidak merasakan kalau kadar iman kita sering turun dengan sangat drastis dalam menghadapi kehidupan ini. Memang kehidupan ini adalah suatu godaan yang sangat menggiurkan bagi kita, karena di dunia inilah berjuta keindahan dan manisnya madu dipamerkan kepada kita, semua yang manis dan menyejukan mata disodorkan dengan sangat dekat kepada kita. Karena memang semua ini adalah cobaan dari Allah SWT kepada kita para hamba-Nya untuk mengetahui seberapa beriman dan teguhkah hati kita dalam memegangi bara ketaatan yang terasa panas dan tidak menyenangkan bagi nafsu yang selalu mengiringi diri kita.

Semua hal yang terjadi di dunia ini seringkali membuat kita merasa begitu sibuk, merasa kalau waktu yang kita miliki itu masih jauh dari cukup untuk sekedar memenuhi apa yang kita inginkan. Kita seringkali lupa makan, istirahat bahkan tidur. Pada keadaan yang seperti ini, Jangankan untuk memikirkan ibadah, tidur saja kita bisa lupa. Sehingga sangat mungkin karena seringnya kita melupakan ibadah kita tersebut, sangat bisa dipastikan kalau iman di hati akan semakin terkikis karena sama sekali tak dipupuk dengan mendekatkan diri padanya. Perilaku menomorsatukan dunia dan melupakan ibadah dan Akhirat pun sangat mungkin tejadi, kita lupa akan dua ayat Allah dalam surat Al-A’raf berikut :

50. Dan penghuni neraka menyeru penghuni syurga: ” Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizkikan Allah kepadamu.” Mereka (penghuni surga) menjawab: “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir,

51. (yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka.” Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.

Saudaraku, marilah kita bersama mencoba untuk mengingatkan diri kita sendiri dan juga orang disekitar kita akan hal tersebut. Semoga kita selalu diberi kemudahan oleh-Nya untuk selalu ingat akan hal tersebut. Dan semoga kita dilindungi Allah SWT dari hal tersebut, sehingga kita tidak termasuk hambanya yang tanpa sadar telah kafir karena memperainkan agama, lalai akan pertemuan dengan-Nya dan ingkar akan ayat-ayat-Nya. Sihangga kelak, tak lain dan tak bukan yang kita peroleh hanyalah siksa dan bara yang panas membara.

Amin !